April 25, 2008
Ayo Kajian Ilmu Agama…..
Bagi ikhwah semua….salah satu kajian yang alhamdulillah telah berjalan saat ini di Banda Aceh semoga bermanfaat.
TERBUKA UNTUK UMUM ( PRIA DAN WANITA) ===> Gratis tanpa dipungut biaya Apapun
Tempat : MASJID TGK. CHIK DITIRO, GEDUNG KEUANGAN NEGARA JALAN TGK CHIK DITIRO BANDA ACEH
INSYA ALLAH DILAKSANAKAN PUKUL 16.00 Sore (Ba’da Shalat Ashar):
TIAP HARI AHAD : MATERI SYARH KITABUT TAUHID SYAIKH AS SA’DI DAN KITAB BULUGHUL MARAM
PEMATERI : USTADZ EDI SISWANTO
INSYA ALLAH JIKA IKHWAH LAIN ADA USULAN USTADZ LAIN YANG MAU MENGISI KAJIAN… HUBUNGI AJA KAMI DI SINI.
1 Komentar |
Nulis Sendiri |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza
April 25, 2008
Rezeki, betapa banyak orang yang berharap bisa mendapatkannya. Berbagai cara dan upaya ditempuh, pergi pagi pulang petang membanting tulang dan memeras keringat. Tidak puas dengan cara wajar ditempuhlah berbagai cara hingga menabrak rambu-rambu syariat dan akidah.
Rezeki sebenarnya tidak selalu diartikan sebagai harta kekayaan. Dalam al-Quran banyak disebut kata rezeki dengan segala bentuknya, razaqa atau rizqun. Dalam arti harta kekayaan, sangat wajar jika kemudian manusia begitu mendambakan rezeki yang banyak. Sifat manusia sebagaimana disebutkan oleh Allåh adalah mencintai harta, selain menyukai wanita dan anak-anak.
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia; dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran:14) Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
Copy-an web Muslim |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza
April 22, 2008
Sebagai seorang muslim tentu kita sering membaca dan mendengarkan al-Quran baik di dalam shalat atau diluar shalat. Kita pun sering mendengar ceramah yang berisi nasehat dan arahan
Pernahkah pada saat tersebut, hati kita tersentuh kemudian air mata pun mengalir? Atau barang kali kita merasa biasa-biasa saja? Atau bahkan karena suatu sebab justru malah tertawa…? Menangis di saat mendengar ayat-ayat Allåh Subhanahu Wata’aala dan nasehat-nasehat tentang akhirat adalah merupakan bukti dalamnya iman, merupakan bukti manfaatnya ilmu dan merupakan kebiasaan para Nabi dan orang-orang shålih selagi di dunia. Sementara orang-orang yang ingkar dan lemah iman justru selalu bergembira ria serta banyak tawa dan canda.
“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, Yaitu Para Nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. apabila dibacakan ayat-ayat Allah yang Maha Pemurah kepada mereka, Maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis” (Maryam : 58). Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Copy-an web Muslim |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza