Juli 25, 2008
Para Salafus Shalih terkadang menggunakan sya’ir tatkala memberikan nasihat dan peringatan, agar mudah untuk dihafal dan merasuk ke dalam hati. Diantara mereka adalah Sufyan bin Uyainah Al Faqih Al Muhaddist dan penasihat bagi kaum muslimin, beliau berkata :
”Jika anda dapatkan orang yang menuruti nafsu angkara
Sungguh, saat itulah awal dari kehancurannya
Musuh-musuhpun girang akan kebodohan dirinya
Mendapat peluang mencela saingannya
Tiada mampu manusia keluar dari nafsu angkara
Kecuali mereka yang sempurna akalnya” Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Nulis Sendiri |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza
Juli 21, 2008
IKHLAS UNTUK ALLAH TA’ALA
Apa syarat diterimanya amal?
Sebelum anda melangkah satu langkah –wahai saudaraku muslim- hendaklah anda mengetahui jalan untuk merengkuh keselamatanmu. Janganlah anda memberati diri dengan amalan-amalan yang banyak,. Karena, alangkah banyak orang yang memperbanyak amalan, namun hal itu tidak memberikan manfaat kepadanya kecuali rasa capai dan keletihan semata di dunia dan siksaan di akhirat. (Contoh dalam masalah ini adalah sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa slam ; “Alangkah banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan bagian dari puasanya kecuali lapar. Dan alangkah banyak orang yang shalat malam, namun ia tidak mendapatkan bagian dari shalat malamnya kecuali begadang” [HR Ibnu Majah, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahihul-Jami, no. 3482] Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Copy-an web Muslim |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza
Juli 10, 2008
Masa tua merupakan masa penentu kebahagiaan seseorang. Jika dia dalam masa tuanya sudah tidak lagi memikul berbagai beban dan problematika hidup, maka sungguh itu merupakan masa tua yang membahagiakan. Karena masa tua merupakan masa di mana seseorang sudah mulai mengurangi berbagai aktivitas hidup disebabkan menurunnya produktivitas dan kemampuan. Masa tua merupakan masa bagi seseorang menuai hasil kerja payahnya di masa muda. Jika seseorang sudah renta namun harus menanggung berbagai persoalan hidup, maka sungguh itu merupakan masa tua yang tidak membahagiakan. Di dalam kondisi yang sudah tidak mampu banyak berbuat, dia justru dituntut harus banyak berbuat. Dalam kondisi produktivitas menurun ia justru dituntut untuk berproduksi tinggi.
Adakah orang yang menginginkan masa tuanya sengsara? Adakah seseorang yang saat dia muda, punya banyak perusahaan dan kekayaan, lalu menginginkan agar nanti tatkala tua seluruh perusahaannya hancur tanpa dapat menikmatinya? Dan saat dia tidak mampu lagi untuk membangun perusahaannya itu? Pada saat bersamaan keturunannya belum bisa mandiri dan masih bergantung kepadanya? Lalu apakah yang dapat dia perbuat dengan tubuhnya yang sudah renta itu, dengan kemampuannya yang sudah mulai sirna itu? Sebuah gambaran yang seorang paling bodoh sekali pun tidak menginginkannya! Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Copy-an web Muslim |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza
Juli 1, 2008
Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam dalam suatu kesempatan pernah bersabda,”Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah”. (Riwayat At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi). Subhanallah! Ini termasuk ibadah yang paling mudah. Dengan menampilkan gerak ekspresif seakan tertawa pada muka kita tapi tanpa suara, maka kita sudah melakukan suatu ibadah. Inilah salah satu kesempurnaan cakupan Islam. Hal-hal yang kecil diperhatikan dan begitu dihargai.
Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam tidak hanya mengenjurkan umatnya untuk menebarkan senyuman dan menampilkan muka berseri-seri kepada saudaranya. Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam adalah teladan dalam perbuatannya tersebut. Beliau Shallahu ‘alaihi wa Sallam adalah sebaik-baik contoh dalam hal menebarkan senyuman dan menampilkan wajah yang berseri-seri. Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Nulis Sendiri |
Permalink
Ditulis oleh abusyadza