3 Potensi dari Ramadhan

September 8, 2009

Bulan Ramadhan ga terasa telah berada di pertengahan, dan menuju ke akhirnya. Bagi sebagian orang akhir dari Ramadhan membuatnya sedih, sebagian lagi senang. Terlepas dari itu semua, datangnya Ramadhan memberikan dampak yang cukup besar bagi kita, di bulan yang penuh rahmat itu segenap potensi akan muncul dari diri kita, 3 diantara potensi itu adalah :

1. Potensi bagi diri kita untuk berbuat baik, potensi bagi kita untuk melakukan suatu kebaikan dan ibadah. Potensi ini muncul manakala kita mengetahui besarnya maslahat, besarnya kebaikan yang akan di dapat sebagai balasan dari kebaikan yang kita lakukan di bulan suci ini. Kita bisa melihat bagaimana kemampuan kita manakala di bulan Ramadhan yang pada bulan selainnya jarang dan bahkan susah untuk kita lakukan, yang paling sederhana adalah bagaimana kemampuan kita untuk membaca Al Qur’an selama bulan Ramadhan. di bulan ini sangat mudah bagi kita untuk mengkhatamkan Al Qur’an dalam satu bulan sekali atau bahkan beberapa kali dalam bulan ini, namun kenapa pada bulan selain Ramadhan sangat susah kita lakukan, bahkan dalam sehari pun kadang kita susah untuk menyempatkan diri membaca Al Qur’an. Ini seharusnya menjadikan renungan dan pelajaran buat kita bahwa potensi melakukan kebaikan ini seharusnya tetap ada dalam di diri kita meski kita telah meninggalkan Ramadhan.

2. Potensi yang kedua adalah potensi kepekaan diri kita terhadap orang lain. Bagaimana Ramadhan ini menumbuhkan potensi dalam diri kita untuk membentuk sikap dan kepedulian kita terhadap orang lain, bagaimana kita bertenggang rasa merasakan apa yang orang lain rasakan.

3. Potensi ketiga yang sangat penting adalah potensi kita untuk senantiasa beristiqamah dalam kebaikan, kebaikan dan ibadah yang kita lakukan di Ramadhan sudah seharusnya kita lakukan secara terus menerus..beristiqamah menuju ridha Allah sangat susah, sehingga Ramadhan harus membuat kita lebih istiqamah.

Wallahu’alam


Saat Marah dan Terdhalimi

Agustus 30, 2009

Suatu ketika Rasulullah pergi ke daerah Thaif manakala di mekkah terus orang orang Quraisy masih banyak yang menentang dakwah beliau. ditemani pembantu beliau Zaid, beliau pergi menemui pembesar suku thaif untuk mengajak mereka memenuhi seruan Rasulullah, mengesa kan Allah dalam rububiyyah nya dan dalam uluhiyyah/sesembahan, disamping itu Rasul berharap di thaf akan mendapat perlindungan dari sikap kasar dari Kaum Quraisy. Namun ternyata sama hal nya pada kaum Quraisy, di thaif pun Rasul mendapat perlakuan yang tidak baik. Beliau mendapat kekasaran yang bahkan melebihi dari Quraisy. Sampai sampai pembesar kaum Thaif mengerahkan para penjahat untuk mengusir dan melempari Rasul hingga beliau mengalami luka luka meskipun Zaid menjadi perisai Beliau. Baca entri selengkapnya »


Itulah Seutama Utama Ribath

Agustus 30, 2009

Abdullah bin Mubarak Rahimahullah pernah ditanya tentang ribath di jalan Allah, lalu beliau menjawab : “Jagalah dirimu utnuk senantiasa di atas kebenaran, hingga tegak di atas kebenaran, itulah seutama utama ribath !! “

****

Benarlah apa yang dikatakan oleh Ibnu Mubarak Rahimahullah tatkala mengatakan bahwa jihad melawan hawa nafsu adalah jihad yang paling besar dan jihad melawan musuh adalah jihad kecil dan seorang muslim yang tulen perlu merealisasikan kedua bentuk jihad tersebut. Akan tetapi menjaga jiwanya agar senantiasa mengikuti jalan kebenaran hingga jiwanya tegak adalah faktor yang menyebabkan seseorang mampu berjihad melawan musuh dan menjadikan seseorang mampu menegakkan kewajiban-kewajiban. Baca entri selengkapnya »


Buletin Dakwah Masjid Tgk Chik Di Tiro GKN Banda Aceh

Agustus 1, 2008

Buletin Dakwah MAsjid Tgk Chik Ditiro Gedung Keuangan Negara Banda Aceh


Kecuali Yang Sempurna Akalnya

Juli 25, 2008

Para Salafus Shalih terkadang menggunakan sya’ir tatkala memberikan nasihat dan peringatan, agar mudah untuk dihafal dan merasuk ke dalam hati. Diantara mereka adalah Sufyan bin Uyainah Al Faqih Al Muhaddist dan penasihat bagi kaum muslimin, beliau berkata :

”Jika anda dapatkan orang yang menuruti nafsu angkara
Sungguh, saat itulah awal dari kehancurannya
Musuh-musuhpun girang akan kebodohan dirinya
Mendapat peluang mencela saingannya
Tiada mampu manusia keluar dari nafsu angkara
Kecuali mereka yang sempurna akalnya”
Baca entri selengkapnya »


Engkau Selamat Dari Gangguanku

Juli 16, 2008

Sufyan bin Uyainah Rahimahullah menafsirkan makna salam yang saling diucapkan oleh orang-orang mukmin setiap kali bertemu dan ucapan yang merupakan syi’ar Islam dengan perkataan beliau : “Orang yang mengatakan assalamu’alaikum, berarti dia mengatakan engkau selamat dari gangguanku dan aku selamat dari gangguanmu, kemudian dia mendoakan dan mengatakan wa’alaikumus salam wa rahmatullahi wa barakatuh. Maka tidak sepantasnya jika kedua pihak yang saling mengucapkan salam tersebut menggunjing di belakangnya dengan sesuatu yang tidak layak, baik berupa ghibah ataupun selainnya.” Baca entri selengkapnya »


Senyum Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam

Juli 1, 2008

Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam dalam suatu kesempatan pernah bersabda,”Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah”. (Riwayat At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi). Subhanallah! Ini termasuk ibadah yang paling mudah. Dengan menampilkan gerak ekspresif seakan tertawa pada muka kita tapi tanpa suara, maka kita sudah melakukan suatu ibadah. Inilah salah satu kesempurnaan cakupan Islam. Hal-hal yang kecil diperhatikan dan begitu dihargai.

Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam tidak hanya mengenjurkan umatnya untuk menebarkan senyuman dan menampilkan muka berseri-seri kepada saudaranya. Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam adalah teladan dalam perbuatannya tersebut. Beliau Shallahu ‘alaihi wa Sallam adalah sebaik-baik contoh dalam hal menebarkan senyuman dan menampilkan wajah yang berseri-seri. Baca entri selengkapnya »


BRR Masuki Fase Penyerahan Aset

Mei 29, 2008

Memasuki tahun ke empat sejak dibentuknya Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) NAD- Nias oleh Presiden RI, Lembaga yang dibentuk dalam rangka membangun kembali daerah NAD dan Nias yang terkena musibah Gempa bumi dan tsunami, memulai fase penyerahan aset-aset yang telah dibangun kepada Pemerintah Daerah NAD – Nias maupun Kementerian / Lembaga. Sebagai mitra kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Khusus Banda Aceh yang merupakan kantor vertikal Kanwil I Ditjen PBN Banda Aceh, penyerahan aset ini merupakan fase akhir sebelum berakhirnya masa kerja BRR yang direncanakan pada tahun 2009. Baca entri selengkapnya »


Cahaya yang masuk di hatimu

Mei 29, 2008

Ishak bin Ibrahim berkata : “Aku mendengar Sufyan bin Uyainah berkata :”Pikiran adalah cahaya yang dimasukkan di hatimu !” Sufyan juga sering mengatakan :”Jika seseorang memiliki fikiran, maka segala sesuatu baginya adalah pelajaran”

Beliau juga mengatakan :”Berpikir adalah kunci rahmat, tidakkah anda memperhatikan bahwa seseorang yang berfikir akhirnya bertaubat?” Baca entri selengkapnya »


Agar Aku Bertemu Dengan Suatu Hari Yang Aku Bertaubat Di Dalamnya

Mei 16, 2008

Telah duduk bersama, tiga ulama, ahli ibadah dan ahli zuhud. Mereka adalah Sufyan Ats Tsaury, Yusuf bin Asbath dan Wuhaib bin Al Warad.

Ats Tsauri berkata :”Saya tidak suka jika mati mendadak sebelum hari ini, akan tetapi hari ini aku mengharapkan kematian.”

Yusuf :”Mengapa (anda berangan-angan jika kematian datang hari ini?”
Ats Tsauri :”Karena aku takut fitnah!”

Yusuf :”Akan tetapi saya tidak membenci jika masih diberi hidup lama.”
Ats Tsauri :”Mengapa engkau membenci kematian?”

Yusuf : “Agar aku dapat bertemu dengan suatu yang aku bertaubat di dalamnya dan beamal shalih. Bagaimana menurut pendapatmu wahai Wuhaib?”

Wuhaib :”Saya tidak memilih ini dan itu, apa yang aku suka adalah apa yang disukai oleh Allah Subhanahu Wata’aala!” Baca entri selengkapnya »