Bersama Ayah menuntut Ilmu

Bersama Ayah menuntut Ilmu

Di akhir kitab Shahih Muslim bin Hajaj Rahimahullah terdapat hadits yang diberi judul “Hadits Jabir yang panjang” berisi tentang gambaran kehidupan di zaman para shahabat generasi paling utama umat ini dan paling dekat dengan petunjuk Nabi S.A.W.

Haidts ini dimulai dengan kisah seorang pemuda putra seorang shahabat, beliau adalah Ubadah bin Walid bin Ubadah bin Shamit Radhiyallahu’Anhu. Beliau berkata :”Saya keluar bersama ayah untuk mencari ilmu kepada orang orang Anshar sebelum mereka meninggal.”

Betapa kemilaunya sikap yang gemerlap itu. Sebuah catatan penting dari kesadaran yang dilahirkan oleh Islam pada masyarakat Arab, setelah sirna gelapnya jahiliyah seorang ayah bersama putranya keluar bersama untuk mencari ilmu, mereka memburu dari sumber aslinya khawatir jika mereka tak mendapatkannya tidak enggan seorang bapak belajar bersama anaknya. Sungguh Islam telah mengajarkan kepada mereka bahwasanya ilmu adalah cahay, kunci segala amalan, ia adalah mata hati bagi mereka yang menekuni jalan Allah (ibadah).

Ubadah bin Walid terus berjalan bersama bapaknya mencari ilmu dari para senior kaum Anshar di Madinah, beliau katakana :”Pertama kali yang kami jumpai adalah Abu Yasar Shahabat Rasulullah S.A.W, beliau bersama pembantunya yang sedang membawa lembaran buku.

Sejenak kita berhenti, menyaksikan pemandangan yang mengejutkan, seorang shahabat bersama pembantunya. Ia tidak sedang membawakan makanan atau minuman untuk majikannya namun buku yang ia bawa tertulis di dalamnya ilmu. Inilah buah dari bimbingan Islam yang mengarahkan kepada ilmu dan bacaan. Kebiasaan menulis pun sudah biasa pada saat awal sejarah Islam, maka kaum muslimin giat dalam menulis, membaca, dan mengambil manfaat apa yang mereka tulis dan apa yang mereka baca, potret sebuah kebangkitan ilmu pengetahuan yang muncul dalam sejarah Arab sebagai buah dari kemuliaan Islam. Pada masa awal Islam itu, belum ada jalur komunikasi seperti yang ada sekarang ini. Semua itu terjadi semata mata karena bimbingan Al Qur’an :

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al-Alaq :1-5)

Sebelumnya orang orang Arab yang dapat menulis hanyalah beberapa saja yang dapat dihitung, namun tiba tiba budaya tulis menulis menyebar di kalangan Arab dengan pesat setelah Islam menganjurkan umatnya agar mampu membaca kitabullah dan menulis apa yang telah mereka hafal dari hadits Rasulullah S.A.W.

Selanjutnya ada poin ketiga yang menarik dalam riwayat yang terekam oleh Ubadah bin Al Walid bin Ubadah bin Shamit, tatkala beliau menyebutkan bahwa pakaian shahabat yang mulia yakni Abu Yasar Radhiyallahu’Anhu dan baju pembantunya ternyata sama persis, dan tiada perbedaan antara keduanya. Tatkala Ubadah bertanya sebab kesamaan tersebut, shahabat yang agung itu menjawab bahwa beliau telah mendengar Rasulullah S.A.W bersabda tentang pembantu :”Berilah mereka makan sebagaimana yang kalian makan dan berilah pakaian sebagaimana pakaian yang kalian kenakan.” Maka saya berikan kepadanya sebagian dari kenikmatan dunia itu yang akan lebih ringan bagiku daripada diambilkan kebaikanku pada hari kiamat.

Begitulah potret kehidupan masyarakat Islam yang telah meruntuhkan kasta kasta yang zalim, menjaga martabat dan hak asasi manusia kendati ia adalah seorang pembantu dan pengikut, mendobrak diskriminasi jahiliyah, kesewenang wenangan dan membusungkan dada. Hingga tiada disana seorang majikan yang merendahkan pembantunya atau menganggapnya hina dina, bahkan keduanya sederajat dalam kemuliaan sebagai manusia dan berlomba lomba mencari keutamaan dengan takwa dan amal shalih.

from :Buku Potret Kehidupan Para Salaf (Edisi Indonesia) Penulis DR. Musthafa Abdul Wahid Penerbit Pustaka At Tibyan (Judul Asli : Haakadzaa.. Tahaddatsas Salaf)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: