Itulah Seutama Utama Ribath

Abdullah bin Mubarak Rahimahullah pernah ditanya tentang ribath di jalan Allah, lalu beliau menjawab : “Jagalah dirimu utnuk senantiasa di atas kebenaran, hingga tegak di atas kebenaran, itulah seutama utama ribath !! “

****

Benarlah apa yang dikatakan oleh Ibnu Mubarak Rahimahullah tatkala mengatakan bahwa jihad melawan hawa nafsu adalah jihad yang paling besar dan jihad melawan musuh adalah jihad kecil dan seorang muslim yang tulen perlu merealisasikan kedua bentuk jihad tersebut. Akan tetapi menjaga jiwanya agar senantiasa mengikuti jalan kebenaran hingga jiwanya tegak adalah faktor yang menyebabkan seseorang mampu berjihad melawan musuh dan menjadikan seseorang mampu menegakkan kewajiban-kewajiban.

Tiada sesuatu yang lebih berat dari mengendalikan nafsu agar senantiasa konsekuen di atas jalan kebenaran, karena godaan, keinginan dan angan-angan semu teramat banyak sehingga seringkali memalingkan manusia dari mengikuti jalan kebenaran ini. Kebathilan hadir dalam kemasan yang menyenangkan dan menarik hati, akan tetapi pada hakikatnya membuat celaka dan sengsara.

Abdullah bin Mubarak Rahimahullah tidaklah bermaksud menganggap enteng ribath (berjaga jaga menghadapi musuh). Tidak pula bermaksud memalingkan manusia dari keutamaannya, akan tetapi beliau saat itu hidup di saat Islam berwibawa dan kuat. Manusia merasa aman dan tenang di dalamnya dan musuh-musuh takut kepada mereka. Sehingga ada sesuatu yang paling dikhawatirkannya yatu manusia tenggelam dalam kesenangan dan foya-foya, lebih mementingkan ajakan hawa nafsu dan melampiaskan keinginannya, sehingga Ibnu Mubarak berinisiatif untuk mengingatkan mereka tentang jihad melawan hawa nafsu dan mereka agar tidak melupakan kebenaran. Karena berpaling dari kebenaran dan sirnanya gaung kebenaran di tengah masyarakat akan menjadikan umat berada dalam kelemahan, malas untuk berjaga jaga, sehingga pada gilirannya mereka tidak akan mampu bertahan di hadapan musuh, tidak bersabar terhadap beban jihad dan suka dukanya.

Dari sini, ribath di atas jalan kebenaran hingga seorang muslim mampu mengendalikan nafsu di atas kebenaran adalah merupakan sebaik-baik ribath, ribath di daerah perbatasan perang, menjaga kehormatan dan kesucian adalah bagian dari menjaga kebenaran. Kebenaran menuntut untuk berani menghadapi rintangan dan tantangan dari orang orang yang ingin membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mau bergabung dengan kaum muslimin tidak sanggup pula menjadi ahli dzimmah (yang membayar jizyah).

Sungguh kehidupan Ibnu Mubarak Rahimahullah adalah salah satu contoh yang nyata dalam hal ribath di atas kebenaran. Beliau berhaji dan berjihad di jalan Allah, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, beliau mengeluarkan hartanya untuk orang orang yang membutuhkan dan dalam kesulitan. Tidak nampak sikap dari beliau yang bertentangan dengan kebenaran, tidak ada satu kata pun yang menunjukkan bahwa beliau mengikuti hawa nafsu atau lebih mementingkan dunia daripada akhirat. Oleh karena itulah orang orang mengikuti amal amalnya yang shalih, mereka juga mengambil manfaat dari nasihat nasihat beliau yang cemerlang, yang sanggup membangungkan manusia dari bencana lengah dan bahaya kerasnya hati dan kelalaian.

Inilah jihad akbar yang sebenarnya, dimanakah pahlawan yang terjun di medannya, dimanakah orang yang hendak meninggikan bangunannya, dimanakah orang orang yang hendak mengambil bagiannya..??

Sesungguhnya kita, wahai muslimin..dituntut untuk ribath di atas kebenaran hingga jiwa kita tegak di atasnya, kebenaran betul betul menjadi jalan dan pola hidup, tujuan dan alat untuk merealisasikan tujuan. Itulah jihad yang penuh barakah dan selalu ramai dilakukan, tidak berhenti sepanjang siang dan malam dan buahnya adalah jaminan, Allah Tabaraka wa Ta’ala memberikan jaminan kepadanya sesuai dengan firmanNya :

ankabut 69

” Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” ( Al Ankabuut : 69)

Di dalam hidayah tersebut terdapat kewibawaan, pertolongan, kekuasaan dan pahala yang agung bagi orang orang yang beriman yang berjaga jaga di atas kebenaran hingga jiwa mereka tegak di atasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: