Aku Mencintai Manusia Seluruhnya

Hatim Al Asham mengungkapkan : “Aku melihat manusia, maka ada seseorang yang aku sukai dan ada pula yang aku benci, yang aku sukai ternyata tidak memberiku apa apa, sedangkan yang kubenci juga tidak mengambil apa apa dari diriku. Kemudian aku berkata kepada diriku sendiri, ‘Darimana engkau mendapatkan perasaan suka dan benci semacam itu?’ aku berpikir dan memandang diriku sendiri, ternyata semua itu berasal dari rasa dengki. Lalu aku buang rasa dengki itu dari hatiku, sehingga aku dapat mencintai semua manusia.

=====

Inilah pandangan seorang pendahulu kita yang shalih terhadap persoalan berkaitan dengan hubungan manusia dengan sesamanya, sehubungan dengan adanya seseorang yang menjadi teman dan yang menjadi musuh, yang kemudian memunculkan pertanyaan apakah seorang teman dapat memberikan manfaat kepada temannya tanpa pemberian Allah, tanpa rahmat Allah kepadanya? apakah seorang musuh juga dapat merampas sesuatu yang telah diberikan Allah kepadanya , mencelakakannya dirinya, tanpa izin Nya?

Bila jawaban dari pertanyaan pertanyaan itu adalah “tidak”, maka tidaklah perlu mengikuti simbol simbol kawan atau lawan, musuh atau teman. Tidak ada artinya terlalu banyak berharap kebaikan dari sesama teman apalagi terlalu takut kepada seseorang yang membencinya. Perlu lebih menghayati lagi bahwasanya Allah adalah Raja dari segala raja, di tangan Allah lah segala isi langit dan bumi, Dia Maha Memberi dan Maha Menahan pemberian, sebagaimana firman Allah :

“Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia (seseorang) berupa rahmat, maka tidak ada seorangpun yang dapat menahannya dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak ada seorang pun yang sanggu untuk melepaskannya sesudah itu.” (Faathir 2)

Dari sinilah seharusnya kita memandang satu sebab tersembunyi sebagaimana yang diungkapkan oleh Hatim, bahwasanya sebab sebab yang membentuk adanya permusuhan di antara manusia, yakni sifat dengki. Manakala kita memahami bahwasanya Allah lah yang mengatur segalanya, maka sudah sepatutnya sifat dengki, hasad, iri tidak lagi merasuk pada diri dan hati kita. Sungguh hasad/dengki merupakan penyakit yang sangat membandel dan banyak menyertai hidup manusia di segala generasi, bagaimana musuh musuh Allah terperangkap oleh sifat ini, sebagaimana iblis laknatullah, hamba Allah yang tidak bersedia sujud di hadapan manusia, membangkang perintah Allah disebabkan sifat ini disamping sifat takabbur/sombong yang telah jelas tampak. Sifat inilah yang secara simultan memutus hubungan antar sesama manusia, memecah belah antar pribadi dan masyarakat.

Lalu Hatim berkata “Kubuang rasa dengki dari hatiku, sehingga aku mencintai semua manusia.” yang dimaksud beliau dengan semua manusia adalah kaum muslimin seluruhnya selama mereka berada di atas jalan yang lurus dan keimanan yang baik. Karena jika tidak dengan dasar demikian, seorang muslim harus membenci segala yang menyimpang dari keimanan dan sikap yang baik. Jika seseorang telah melepaskan diri dari perbuatan tercela dan menjaga dirinya, maka dia adalah saudara dalam agama dan berhak untuk dicintai sebagai sesama mukmin. Beliau menghilangkan permusuhan yang bersandar pada rasa dengki dan ketidaksenangan terhadap kebaikan yang telah diperoleh oleh sesama saudara muslimnya. Bagaimana perasaan semacam ini seringkali menjerumuskan seseorang kepada permusuhan dan rasa benci, sehingga menyulut pertikaian diantara sesama saudara, maka benarlah yang disabdakan Rasulullah yang mulia :

“Dan janganlah kalian saling mendengki..”

Semoga Allah senantiasa membimbing dan menerangi hati kita sehingga perasaan dengki/hasad terhadap orang lain menjauh dari kita..walhamdulillah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: